Iran Klaim Hancurkan Sebagian Besar Radar Strategis AS di Kawasan

Iran mengklaim telah menghancurkan lebih dari 80 persen radar strategis milik AS serta sejumlah fasilitas penting di pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah melalui serangan balasan terbaru.

Iran mengklaim telah menghancurkan lebih dari 80 persen radar strategis milik Amerika Serikat serta sejumlah fasilitas penting di pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah melalui serangan balasan terbaru.

Dilansir dari Kantor Berita Tasnim, dalam pernyataan ke-40 terkait operasi balasan True Promise 4, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada Minggu, 15 Maret 2026 menyatakan bahwa unit angkatan lautnya melancarkan serangan presisi secara bersamaan terhadap empat pangkalan udara milik pasukan Amerika Serikat.

Menurut IRGC, unit rudal dan drone angkatan laut Iran menargetkan pusat komando dan kendali, menara pengatur lalu lintas udara, gudang pertahanan udara, fasilitas logistik, serta depo peralatan militer.

Empat pangkalan yang disebut menjadi sasaran serangan adalah Al Dhafra Air Base, Ali Al Salem Air Base, Sheikh Isa Air Base, serta pangkalan helikopter Al Udairi Air Base.

IRGC menyebut serangan tersebut menggunakan berbagai jenis rudal balistik dan rudal jelajah berpresisi tinggi dengan hulu ledak baru, serta drone tempur yang dirancang untuk menghancurkan target strategis.

Berdasarkan citra satelit yang dikutip dalam laporan tersebut, Angkatan Bersenjata Iran mengklaim lebih dari 80 persen radar strategis Amerika Serikat serta bagian vital pangkalan militernya di kawasan telah mengalami kerusakan.

Ketegangan meningkat setelah Iran menuduh Amerika Serikat dan Israel melancarkan kampanye militer besar-besaran menyusul pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari lalu.

Serangan udara yang terjadi setelah peristiwa tersebut dilaporkan menargetkan berbagai lokasi militer dan sipil di Iran dan menyebabkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur.

Sebagai balasan, Iran menyatakan telah melancarkan serangkaian operasi militer dengan menargetkan posisi Amerika Serikat dan Israel di wilayah yang diduduki serta sejumlah pangkalan regional menggunakan gelombang rudal dan pesawat nirawak. ***

Reporter: Suwardi Sinaga

Editor: Suwardi Sinaga

Post a Comment

أحدث أقدم