![]() |
| IRGC menyatakan telah menghancurkan gudang penyimpanan amunisi di Pangkalan Udara Al Dhafra milik Amerika Serikat di Uni Emirat Arab pada Senin, 16 Maret 2026. (Tasnim) |
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menghancurkan gudang penyimpanan amunisi di Pangkalan Udara Al Dhafra milik Amerika Serikat di Uni Emirat Arab pada Senin, 16 Maret 2026.
Dilansir dari Kantor Berita Tasnim, dalam pernyataan ke-41 terkait perkembangan operasi balasan Operation True Promise 4, IRGC menyebut serangan tersebut dilakukan oleh Angkatan Laut IRGC pada Senin pagi.
Menurut pernyataan tersebut, pasukan Iran melancarkan operasi yang disebut sebagai “serangan presisi dan menghancurkan” dengan menargetkan gudang amunisi utama di pangkalan udara Al Dhafra yang digunakan oleh militer Amerika Serikat.
IRGC menyatakan ledakan besar terjadi di dalam kompleks pangkalan tersebut sehingga memicu perintah evakuasi.
Selain itu, militer Amerika Serikat disebut terpaksa memindahkan sejumlah pesawat tempur dari pangkalan Al Dhafra ke pangkalan lain yang berada di wilayah daratan.
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan operasi militer besar-besaran terhadap Iran setelah terbunuhnya Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang menargetkan lokasi militer maupun sipil di berbagai wilayah Iran, yang menyebabkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur yang luas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran melancarkan operasi balasan dengan menargetkan posisi Amerika Serikat dan Israel di wilayah pendudukan serta sejumlah pangkalan militer di kawasan menggunakan gelombang serangan rudal dan drone. ***
Reporter: Suwardi Sinaga
Editor: Suwardi Sinaga

إرسال تعليق